Sign up for PayPal and start accepting 
credit card payments instantly.
Selamat Datang di Tipitaka Pali

Google
 

Karaniya Metta Sutta

Inilah yang harus dikerjakan oleh mereka yang tangkas dalam kebaikan. Untuk mencapai Keadaan Ketenangan Ia harus mampu jujur, sungguh jujur Rendah hati, lemah lembut, tiada sombong

Karaniya Metta Sutta

Merasa puas, mudah disokong, Tiada sibuk, sederhana hidupnya, Tenang inderanya, berhati-hati, Tahu malu, tak melekat pada keluarga

Karaniya Metta Sutta

Tak berbuat kesalahan walaupun kecil yang dapat dicela oleh para Bijaksana Hendaklah ia berpikir: Semoga semua makhluk berbahagia dan tentram, Semoga semua makhluk berbahagia

Karaniya Metta Sutta

Makhluk hidup apapun juga, Yang lemah atau kuat, tanpa kecuali, Yang panjang atau besar, Yang sedang, pendek, kecil atau gemuk

Karaniya Metta Sutta

Jangan menipu orang lain, Atau menghina siapa saja, Jangan karena marah dan benci, Mengharap orang lain celaka

Showing posts with label Kisah Upali Memeluk Agama Buddha. Show all posts
Showing posts with label Kisah Upali Memeluk Agama Buddha. Show all posts

Sunday, November 20, 2011

Kisah Upali Memeluk Agama Buddha

Kisah Buddhis Upali adalah salah satu pengikut utama guru Jain, Mahavira. Karena kecerdasannya, Upali sering muncul dalam debat umum mewakili Jain. Ada sebuah kejadian di mana Upali berdebat dengan Sang Buddha. Pada akhir perdebatan, Upali sangat terkesan dengan ajaran Buddha sehingga ia meminta untuk diijinkan menjadi seorang pengikut ajaran Buddha. "Yang Mulia, tolong izinkan saya untuk menjadi pengikut Anda". Menanggapi hal ini Sang Buddha menjawab, "Upali, Anda sedang berada di puncak emosi Anda. Pulanglah dan pertimbangkan dengan hati-hati sebelum Anda memohon pada Saya lagi". Upali sangat terkesan dengan jawaban tersebut, berkata, "Kalau seandainya guru lainnya, ia akan berpawai dan berkata, 'Murid utama Mahavira telah menjadi pengikut saya'. Tapi Anda, Yang Mulia, Anda memintaku untuk pulang dan kembali. Sekarang, saya bahkan sangat berkeinginan menjadi pengikut Anda. Saya tidak akan berdiri sampai Anda menerima saya ". Akhirnya, Buddha setuju menerima Upali namun dengan satu syarat, "Upali, selama anda sebagai seorang Jain, Anda selalu memberi sedekah kepada pendeta Jain. Ketika Anda menjadi pengikut Saya, Anda akan LANJUTKAN pemberian sedekah kepada para pendeta Jain. Ini adalah syarat dari Saya". Upali setuju dengan syarat ini. Ia kemudian menjadi salah satu murid utama Buddha. Upali dikenal sebagai orang yang kemudian menyusun Vinaya, aturan untuk para bhikkhu/bhikkhuni.